Thursday, 18 February 2010

Pengkabelan UTP

Sebelum mempelajari teknik melakukan crimping yang baik dan benar, akan lebih baik jika mengetahui tentang konfigurasi kabel UTP.
Sekilas Tentang Kabel UTP
Kabel UTP (Unshielded Twisted Pairs) memiliki pengertian kabel tembaga yang tidak memiliki shield internal dan dipilin secara berpasangan. Kabel ini merupakan jenis kabel yang saat ini sangat sering digunakan sebagai media transmisi untuk LAN. Hal ini dikarenakan harganya yang relatif murah, fleksibel dan kinerja yang diberikan relatif bagus.
Berikut ini adalah gambar kabel UTP yang berpilin secara berpasangan. Putih Hijau-hijau, putih biru-biru, putih orange-orange, cokelat putih-cokelat.

Kabel UTP memiliki kategori-kategori ataupun tingkatan kualitas transmisi datanya. Berikut ini adalah tabel yang menyatakan tentang kategori tersebut.

Kategori Kegunaan
Category 1 (Cat1) Kualitas suara analog
Category 2 (Cat2) Transmisi suara digital hingga 4 megabit per detik
Category 3 (Cat3) Transmisi data digital hingga 10 megabit per detik
Category 4 (Cat4) Transmisi data digital hingga 16 megabit per detik
Category 5 (Cat5) Transmisi data digital hingga 100 megabit per detik
Enhanced Category 5 (Cat5e) Transmisi data digital hingga 250 megabit per detik
Category 6 (Cat6)
Category 7 (Cat7)           

Dari kategori diatas yang paling sering digunakan untuk teknologi ethernet adalah categori 5 dan 6. Karena kecepatan transmisi yang ditawarkan cukup handal untuk melakukan komunikasi secara ethernet.

Pengkablean UTP
1. Straight-Trough
Dalam Tipe pengkabelan stright, kedua ujung dari kabel memiliki urutan warna kabel yang sama. Pengkabelan dengan jenis straight ini digunakan untuk menghubungkan antara 2 level yang berbeda dalam satu jaringan. Contohnya dari level hub/ switch (level atas)ke computer client (level dibawahnya).
Berikut ini adalah urutan warna dari kabel (dari kiri ke kanan)
1. Orange putih
2. Orange
3. Hijau Putih
4. Biru
5. Biru Putih
6. Hijau
7. Coklat putih
8. Coklat

2. Crossover UTP
Untuk tipe cross, penataan berbeda untuk kedua ujung kabel. Pada sisi pertama digunakan urutan straight, sedangkan di sisi lainnya menggunakan urutan cross. Pengabelan tipe crossover digunakan untuk mengubungkan peralatan-peralatan yang berada dalam satu level jaringan. Contohnya peer-to-peer, antara satu komputer dengan komputer lainnya. Dengan menggunakan tipe crossover maka kombinasi ada yang dibalik. Hal ini bertujuan agar port yang digunakan bisa digunakan sebagai penerima dan pengirim signal.
Urutan warna kabel untuk Cross :
1. Hijau putih
2. Hijau
3. Orange putih
4. Biru
5. Biru putih
6. Orange
7. Putih cokelat
8. Cokelat.

Berikut ini adalah gambar kombinasi pengkabelan Straight dan Crossover


3. Rollover UTP
Rollover adalah jenis pengkabelan yang membalik urutan dari salah satu sisi kabel. Sisi yang pertama menggunakan kombinasi straight sedangkan yang disisi lainnya menggunakan kombinasi rollover. Tipe pengkabelan ini biasanya digunakan untuk transmisi jarak jauh. Namun sekarang sudah agak jarang digunakan, karena untuk transmisi jarak jauh digunakan kabel fiber optic yang lebih baik kualitasnya.
Berikut ini adalah kombinasi Rollover (kiri ke kanan)
1.Cokelat
2. Putih Cokelat
3. Hijau
4. Putih Biru
5. Biru
6 Putih Hijau
7. Orange
8. Putih Orange

Sekian postingan mengenai network cabling untuk tipe kabel UTP. Semoga dapat bermanfaat....


=================================================
kurangin tidur banyakin ngopi

No comments:

Post a Comment

Post a Comment